Penggunaan belt semakin populer di kalangan para fitnes mania. Ada yang selalu menggunakan belt pengaman selama waktu latihan (termasuk saat istirahat antar set), ada juga yang tidak pernah menggunakan belt sama sekali. Tetapi apakah belt adalah sebuah aksesoris yang harus dimiliki bagi setiap orang?

Belt, Weightlifting, Weight Training.

Bagi saya pribadi, saya tidak pernah menggunakan belt atau alat bantu yang lain. Bukan untuk maksud meninggikan diri sendiri, tetapi saya percaya akan old school bodybuilding. Apakah saya tidak setuju bagi yang menggunakan belt? Tidak sama sekali. Akan tetapi menurut saya, pakailah belt atau alat bantu lainnya di saat yang tepat.

Menggunakan belt akan membuat otot core menjadi lemah

Alasan utama mengapa saya tidak menggunakan belt adalah karena otot core bisa menjadi lemah dengan pemakaian belt.

Kecuali kita adalah mereka yang berkompetisi di bidang olahraga kekuatan (olympic weightlifting, powerlifting, strongmen, etc) baru menggunakan belt pengaman.

suplemenku-belt-1

Seorang pelatih atlet di luar mengatakan bahwa ketika mereka kedatangan atlet-atlet baru, mereka datang dengan otot core yang lemah atau sangat sedikit terlatih. Karena itu mereka harus dilatih dimulai dari awal lagi untuk membangun otot core mereka seiring berjalannya waktu dengan pelatihan yang pintar.

Jika seseorang menggunakan belt terus menerus untuk menutupi kelemahan otot core nya (relatif terhadap pinggul/kaki), maka masalah-masalah seperti ini adalah hal-hal yang harus kita perbaiki.

Seorang atlit hampir tidak mendapatkan fungsi apapun dari penggunaan belt. Dan kebanyakkan dari penggunaan belt bekerja dalam arah berlawanan dengan para atlit. Karena tujuan dari para atlit adalah untuk membangun tubuh yang seimbang dan bekerja dengan baik sebagai sebuah unit yang fungsional.

*PS: Atlit yang dimaksud diatas bukan atlit olahraga angkat berat, tetapi atlit-atlit cabang olahraga lainnya termasuk kita para fitnes mania.

 Bagi atlit kekuatan, ini adalah cerita lain. Atlit yang berkompetisi di bidang ini dinilai berdasarkan kemampuan mereka untuk mengangkat beban. Walaupun demikian, mayoritas dari latihan pun harus dilakukan dengan latihan tanpa alat bantu, dan hanya menggunakan belt ketika mengangkat sekitar 85% dari 1RM (Rep Max).

Penggunaan Belt hanya untuk latihan-latihan tertentu

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa penggunaan belt bukan tidak boleh, tetapi akan menghambat progress bagi mayoritas orang termasuk kita semua.

Walau demikian, katakanlah karena alasan kita merasa aman maka kita tetap akan menggunakan belt. Tentu hal seperti ini lumrah-lumrah saja. Lagipula siapa yang ingin latihan ketika tidak ada rasa damai dan aman di hati memikirkan akan cedera bukan?

Tetapi perlu kita ketahui bahwa menggunakan belt juga hanya efektif pada latihan-latihan tertentu seperti Squat dan Deadlift. Penggunaan belt pada variasi seperti ini bisa membantu meningkatkan beban maksimal yang bisa diangkat. Tetapi tidak menutup kemungkinan akan cedera lower back. Pun belt hanya menolong agar kita tidak Hernia Inguinalis / (maaf) ‘turun berok’.

suplemenku-belt-2

Jika kita melakukan gerakkan-gerakkan lain seperti triceps pushdowns, biceps curl, dll. saya rasa adalah suatu tindakkan berlebihan untuk menggunakan belt. Terlebih lagi jika kita tidak latihan pada beban 85% ke atas dari beban maksimum kita. Bagi kita para fitnes mania yang ingin mendapatkan tubuh ideal dan kelihatan besar, latihan yang perlu dilakukan adalah hypertrophy (baca: Time Under Tension). Dan latihan seperti itu jarang membuat kita latihan pada beban 85% keatas.

suplemenku-belt-3

Satu lagi kondisi dimana saya sarankan untuk tidak menggunakan belt adalah ketika kita beristirahat. Usahakan sebisa mungkin agar tidak menggunakan belt. Mengapa? karena penggunaan belt berlebihan akan membuat otot core menjadi lemah. Benar-benar lemah.

Logikanya bagi saya seperti ini. Ketika kita hanya berdiri saja, tubuh kita sudah diciptakan kuat untuk menahan berat tubuh sendiri. Lalu mengapa harus dibantu? Lain cerita kalau beban yang digunakan sudah sangat berat.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulannya, belt adalah sebuah aksesoris yang dapat membantu kita untuk mengangkat beban berat. Akan tetapi, bukan berarti bahwa dengan menggunakan belt maka kita akan bebas dari cedera lower back.

Penggunaan belt pun disarankan bagi mereka yang memang latihan sampai 1RM dan ikut berkompetisi. Bagi kita yang berlatih untuk mendapatkan bentuk tubuh estetis, penggunaan belt ada baiknya diminimalisir. Hal ini juga dimaksudkan untuk membangun otot core kita.

Untuk menjaga persendian tetap bagus, kami menyarankan Anda mengkonsumsi Multivitamin dan Fishoil

suplemenku-rsp-bioviteRSP BioVite

suplemenku-optimen-90ON Optimen

suplemenku-evl-fish-oilEVL Fish Oil

Latihan keras juga memerlukan recovery rate yang bagus, oleh karena itu kami sarankan untuk mengkonsumsi suplemen Post Workout Recovery.

MUSCLETECH CellTech HyperBuild

suplemenku-muscletech-after-buildMUSCLETECH AfterBuild

xtend-bcaaSCIVATION Xtend BCAA

 

Artikel Terkait:

By: Calvin Chiu