Bisa dikatakan bahwa Sodium memiliki reputasi paling buruk dari seluruh elemen di tabel periodik, terutama bagi bodybuilders. Apakah reputasi buruk tersebut berdasarkan kebenaran? Tidak sama sekali.

suplemenku-garam-2

Mungkin kita berpikir sodium tidak bagus bagi bodybuilder karena karakteristiknya yang menyebabkan penyimpanan air dalam tubuh. Terlebih lagi, hampir seluruh institut kesehatan mengatakan, semakin sedikit garam dan sodium pada diet kita maka semakin baik efeknya bagi tubuh kita. Permasalahannya adalah berita-berita seperti itu kebanyakkan didapat dari media untuk orang-orang pada umumnya, yakni orang-orang yang memiliki aktivitas pasif seperti duduk seharian. Bagi bodybuilders atau fitness mania (hardcore level) tentu saja tidak dapat memakai ilmu yang sama.

Sodium VS. Garam

Walaupun sering digunakan secara bergantian, sodium dan garam tidaklah sama. Secara teknis, garam adalah sodium yang terikat pada khlodira, dan garam memiliki kandungan sodium sekitar 40%. Ion sodium, yang merupakan ion positive, sangat penting untuk kelangsungan hidup. Bersamaan dengan potassium, sodium bertanggung jawab untuk memberikan elektrostatik pada membran sel, seperti sel saraf dan sel otot. Penjelasan mudahnya, saraf dan otot kita dikendalikan oleh elektrostatik yang menyebabkan kontraksi ketika ada impuls saraf yang dihasilkan. Tanpa asupan sodium yang cukup, saraf dan otot kita tidak akan bekerja dengan baik.

Sodium dan Air

Sodium juga menjaga kadar air dalam tubuh. Tubuh terbentuk oleh sekitar 60% air, sehingga sangat mudah untuk melihat bagaimana fungsi sodium sangat penting. Sodium sangat penting terutama untuk menjaga volume darah (seberapa banyak air yang dikandung dalam darah) dan membantu ginjal kita untuk menentukan seberapa banyak air yang harus dibuang dan disimpan dalam tubuh.

Benar bahwa mengkonsumsi terlalu banyak sodium dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius seperti tekanan darah tinggi, tapi itu hanya pada individu tertentu (contoh, mereka yang memiliki masalah dengan ginjalnya atau memiliki sejarah/keturunan masalah dengan tekanan darah). Untuk kebanyakkan kita, mengkonsumsi lebih banyak sodium hanya berarti tubuh kita akan siap untuk mengeluarkan apa yang tidak dibutuhkan melalui urin dan juga keringat.

Fakta tentang kembung/bengkak (bloated)

Jangan khawatir terlihat bengkak dengan diet sodium tinggi. Ingat bahwa kadar air dalam tubuh sudah diatur dengan sangat ketat. Walaupun dalam jangka pendek peningkatan konsumsi sodium akan membuat tubuh kita menahan lebih banyak air, begitu juga dalam jangka pendek, pengurangan konsumsi sodium juga menyebabkan tubuh menahan lebih sedikit air. Namun dalam jangka waktu yang panjang kita akan memiliki kadar air yang sama. Dengan mengadopsi diet bersodium tinggi sekarang, bukan hanya kita akan mendapakan manfaat kesehatan dan pembangunan otot tetapi juga akan membuat kita dapat menurunkan kadar air dalam jangka waktu pendek untuk kontes, sesi foto atau hari-hari di pantai.

Cara Kerja Tubuh

Tingkat sodium dan air di dalam tubuh sangat berhubungan dan diatur dengan sangat hati-hati karena sodium menarik air. Jadi dimanapun ada sodium, akan ada air. Cara kerjanya hampir seperti ini:

  • Jika tubuh menahan terlalu banyak air, ginjal kita akan menariknya dari aliran darah dan membuangnya dalam bentuk urin.
  • Ketika tubuh kekurangan air, ginjal akan mengurangi penarikan air dari aliran darah dan kita tidak akan ke WC sebanyak sebelumnya.
  • Jika kita memasukkan sodium dalam jumlah yang banyak, cairan akan ditarik dari jaringan tubuh masuk ke dalam aliran darah untuk melarutkan kadar sodium. Cairan tersebut meningkatkan volume darah, yang menyebabkan meningkatknya tekanan darah. Walau demikian, jika ginjal kita berfungsi dengan baik, maka ginjal akan bereaksi terhadap meningkatnya cairan di dalam aliran darah dan menambah pengeluaran urin (mengeluarkan kedua sodium dan air) untuk mengurangi volume cairan dalam darah.
  • Hanya ketika ginjal tidak bekerja dengan baik, tubuh akan mempertahankan meningkatnya volume darah dalam periode yang lama yang mengakibatkan tekanan darah tinggi. Hal tersebut dapat menyebabkan meningkatnya kerja pada jantung karena ada lebih banyak cairan yang harus dipompa keseluruh tubuh oleh jantung.

Rendah sodium = otot berkurang, lemak bertambah

Sebuah riset menunjukkan ketika konsumsi sodium dikurangi, maka dampaknya juga akan berpengaruh pada sensitivitas insulin. Menurunnya sensitivitas insulin artinya tubuh akan memproduksi insulin yang lebih banyak ketika mengkonsumsi karbohidrat, yang meningkatkan resiko diabetes type-2 dan obesitas. Juga dapat membatasi perkembangan/pertumbuhan otot. Karena insulin penting untuk membawa karbohidrat, asam amino dan kreatin ke dalam otot, sensitivitas insulin yang menurun dapat menyebabkan lebih susah bagi tubuh untuk pulih setelah workout dan menambah otot dan tenaga. Sebuah studi menemukan bahwa ketika kadar sodium dikurangi sekitar 85% maka serapan akan kreatin juga berkurang sebanyak 80%.

Sodium dan Bodybuilding

Memangkas sodium mungkin bermanfaat bagi individual yang tidak aktif, tetapi tidak menyebabkan tubuh untuk menahan air bagi hardcore bodybuilders. Ini alasannya:

  • Tubuh kehilangan sodium ketika berkeringat. Dengan seluruh keringat yang dikeluarkan pada saat mengangkat beban dan melakukan kardio membuat kebutuhan akan sodium lebih tinggi dibandingkan mereka yang bekerja sambil duduk sepanjang hari.
  • Setiap repetisi yang dilakukan dalam sebuah latihan tergantung pada sodium agar tercipta kontraksi otot. Tanpa kadar sodium yang cukup, kontraksi otot tidak akan optimal dan kekuatan dan ketahanan otot akan menjadi korbannya.

Kesimpulan

Diet sodium boleh dikatakan hampir tidak ada gunanya bagi kita yang tidak ingin naik kontes ke atas panggung. Malah sebaliknya, bagi yang berlatih dengan intensitas tinggi memerlukan sodium yang lebih. Walau demikian, tetap perlu diingat ketika menambah asupan sodium untuk tidak melewati batas tidak normal.

Disarankan juga untuk melakukan check-up setidaknya setiap satu bulan sekali. Karena bagi fitness mania, hidup sudah menjadi tidak normal, apalagi yang sudah memiliki dedikasi sangat tinggi.

suplemenku-garam-1

Garam berkualitas lebih baik adalah Sea Salt

Sekarang kita sudah tahu mengenai asupan sodium yang tidak perlu kita kurangi, tetapi fokus pada pembakaran lemak. Untuk mempercepatnya, kita bisa mengkonsumsi Fatburner dan Fish Oil.

suplemenku-hydroxycut-nextgenFatburner

suplemenku-rsp-lean-omegaFish Oil

dan jangan lupa juga untuk mengkonsumsi Multivitamin untuk membantu memaksimalkan metabolisme dan Susu Whey Protein untuk mempercepat pembentukan otot atau membuat badan lebih kencang.

suplemenku-rsp-bioviteMultivitamin

suplemenku-musclepharm-combat-100-whey-5lbSusu Whey Protein


Artikel terkait:

By: Calvin Chiu

Please follow and like us: