Pernahkah Anda mendengar istilah Leave your ego at the door? Tahukah Anda maksud dari idiom tersebut?

suplemenku-ego-1

Inti dari perkataan tersebut sebenarnya adalah agar kita tidak mengangkat beban seberat mungkin hanya karena gengsi semata. Kita berada di dalam gym untuk membangun otot, bukan ego kita. Banyak sekali cara untuk membangun otot seperti dengan menerapkan teknik yang benar.

Sebab itu artikel ini ditulis dengan tujuan mengurangi miskonsepsi yang bertebaran di internet bahwa hanya dengan mengangkat beban berat sajalah otot bisa bertumbuh.

Seperti biasa, kita harus menyamakan konsep dasar terlebih dahulu agar tidak ada kebingungan. Konsep hubungan antara ego dengan otot yang akan kita maksud disini adalah konteks bodybuilding, yakni untuk keperluan estetik (aesthetic). Jika Anda adalah seseorang yang bergelut di bidang powerlifting, saya rasa artikel ini akan kurang cocok bagi Anda kecuali ada tujuan spesifik yang ingin dicapai.

Sebelumnya saya harus meminta maaf terlebih dahulu karena saya akan menggunakan kalimat-kalimat yang mungkin bisa membuat perasaan tersinggung. Tugas saya adalah untuk menyadarkan diri kita agar terbebas dari miskonsepsi yang selama ini bertebaran. Tujuannya adalah agar kita semua bisa menjadi lebih kuat, lebih besar, lebih estetik dan juga lebih sehat.

Apa saja Penyebab ego lifting?

Biasanya penyebab ego lifting adalah karena adanya kompetisi yang sedang terjadi antara kita dengan rekan workout. Atau terkadang hanya ingin sekedar membuat lawan jenis notice akan diri kita. Atau bisa juga karena sedang berlatih dengan orang yang lebih berpengalaman dan ingin menunjukkan bahwa kita juga bisa mengangkat hal seperti itu.

I tell you what guys! They will not be impressed at all. Jarang sekali ada wanita yang perduli dengan jumlah beban yang dapat kita angkat. Sama seperti laki-laki, wanita lebih memandang sisi estetika dibandingkan dengan kekuatan (walau ada juga wanita yang suka, tetapi minoritas).

Juga dengan rekan workout kita, mereka mungkin akan mengagumi pada saat kita bisa mengangkat beban yang sangat berat. Tetapi untuk apa semua itu jika keselamatan kita yang menjadi taruhannya? Untuk apa kita dapat melakukan bench press 100Kg dan setelah itu terjadi shoulder injury atau wrist injury, terlebih lagi tear muscles? Hobby dari kita akan terhenti sampai di situ saja.

suplemenku-ego-2

Yang lebih berbahaya lagi adalah bagi rekan workout kita, apalagi mereka yang masih lebih pemula dibandingkan dengan kita. Pemikiran mereka akan terbentuk dan berpikir bahwa form boleh di korbankan agar dapat mengangkat beban yang super berat. Secara tidak langsung, artinya kita sedang mencelakakan teman kita sendiri.

Dalam kasus ‘pembuktian diri’ terhadap orang yang lebih berpengalaman, mereka hanya akan tertawa karena kita terlihat sangat bodoh. Mereka mungkin mengangkat 100kg ketika melakukan bench press tetapi mereka sudah melakukannya selama belasan bahkan puluhan tahun. Sedangkan kita baru saja masuk dalam dunia angkat besi selama 1 bulan dan sudah ingin ‘challenge’ dan membuktikan diri kita pada mereka? You must be kidding right?!

Bukankah kita perlu push diri kita melebihi limit?

Betul sekali. Sesekali kita perlu push diri kita melebihi limit yang kita miliki. Tetapi tidak dengan mengorbankan form.

Selain itu, kita juga harus tahu gerakkan-gerakkan apa saja yang bisa kita perlakukan untuk melakukan metode ‘push beyond the limit’ dalam skala besar dan skala kecil.

Untuk gerakkan-gerakkan compound movements adalah mungkin untuk ‘push beyond the limit’ pada skala yang besar karena sifatnya yang menggunakan banyak otot sekaligus. Sedangkan pada isolation movements, metode dilakukan pada skala kecil.

suplemenku-ego-3

Contohnya seperti ini. Ketika kita melakukan squat, saya yakin kita bisa menambah 5-20kg sekaligus dan masih terasa oke di badan. Sedangkan pada biceps curl, penambahan 2kg saja sudah bisa membuat biceps bekerja jauh lebih berat dan bisa merusak form kita.

Saran & Rekomendasi

Dibandingkan metode ‘push beyond the limit’, saya lebih menyarankan untuk menggunakan metode Time Under Tension untuk memperbesar otot Anda. Juga untuk menguasai mind-muscle connection lebih lagi.

Sebenarnya saya sendiri adalah penganut powerlifting dimana saya fokus pada angka beban paling berat yang dapat saya angkat. Tetapi kondisi seperti itu (kami menyebutnya dengan sebutan 1 rep max) hanya dilakukan setiap 1 atau 2 bulan sekali. Selebihnya kami melakukan latihan pada range sekitar 70-80% dari 1RM. Mengapa demikian?

Ketika kami terus fokus pada 1RM, tubuh sudah pasti akan kehilangan form yang baik. Tubuh akan berupaya untuk mengangkat beban tersebut dengan mengorbankan banyak hal. Berlatih dengan kondisi seperti itu terus-menerus membuat tubuh kita ter-expose­ pada banyak resiko. Oleh sebab itu, bahkan powerlifter sekalipun tidak berlatih pada 100% dari kapasitas setiap saat.

Terlebih lagi jika fokus kita adalah bodybuilding. Saya tidak mengatakan bahwa bodybuilding mengangkat beban yang ringan. Bahkan kenyataannya banyak sekali bodybuilder­ yang lebih kuat dari kebanyakkan powerlifter. Tetapi maksud saya, fokuskan terlebih dahulu pada form dan juga mind-muscle connection. Percayalah, jika kita berlatih dengan menggunakan metode yang benar, otot akan bertumbuh secara maksimal dan juga kita terbebaskan dari resiko cedera.

            “Jangan mengangkat beban dengan menggunakan ego tetapi angkatlah beban dengan otot”

Fun Fact: Tahukah Anda dengan menggunakan metode time under tension kemungkinan Anda untuk membangun otot lebih besar dibandingkan dengan menggunakan beban yang lebih berat?

Untuk menjadi lebih kuat, lebih besar, lebih estetik dan juga sehat kita harus mencukupi bahan bakar tubuh kita yaitu nutrisi.

Kami merekomendasikan suplemen fitnes untuk recovery otot yang sakit setelah dilatih untuk lebih cepat bertumbuhnya dengan Asam Amino, Whey Protein, dan Post Workout Recovery seperti :

dymatize-super-amino-6000Asam Amino

suplemenku-musclepharm-combat-100-whey-5lbWhey Protein

Post Workout Recovery

Penting juga untuk setiap individu apapun goalnya untuk mengkonsumsi Multivitamin dan Fish Oil setiap harinya seperti :

suplemenku-optimen-90Multivitamin

suplemenku-rsp-lean-omegaFish Oil


Artikel terkait:

By: Calvin Chiu