Siapa sih yang gak kenal dengan protein? Salah satu makro nutrisi yang digadang-gadang sebagai raja dari makro nutrisi karena karakteristiknya, yakni dapat membangun otot dan juga memberikan tingkat kekenyangan yang lama sehingga bisa membantu dalam penurunan berat badan.

Sumber protein sendiri ada banyak, mulai dari makanan alami seperti daging, ikan, telur atau bisa juga didapat dari suplemen seperti contohnya adalah Whey Protein. Namun pada artikel kali ini kami akan membahas tentang Whey Protein itu sendiri karena suplemen Whey terdiri atas banyak jenis.

suplemenku-memilih-susu-protein-2

Judul artikel ini lebih cocok dituliskan sebagai penjelasan tentang whey daripada cara memilih suplemen. Karena kami percaya, setelah kamu paham tentang jenis-jenis protein maka kamu bisa memilihnya sendiri.

Langsung saja kita masuk ke jenis whey yang pertama yaitu

Whey Concentrate

Whey concentrate adalah salah satu bentuk utama (basic) protein yang banyak ditemukan pada suplemen protein. Orang-orang yang menginginkan alternatif protein yang lebih terjangkau akan menyadari bahwa suplemen dengan kandungan hanya whey concentrate akan dibandrol dengan harga yang lebih murah.

Bisa menjadi sebagai titik awal untuk pemula dan kalian yang ingin menambahkan protien ke dalam diet tanpa membuat kantung kalian menipis. Namun beberapa orang akan merasa kurang cocok dengan whey concentrate yang menyebabkan mereka merasa kembung dan juga berangin (gassy).

Whey concentrate dapat digunakan sebagai pre dan post workout atau bisa juga digunakan sebagai camilan antar jam makan. Namun whey concentrate bukanlah sumber protein yang difavoritkan untuk dikonsumsi malam hari.

Casein Protein

Kebutuhan protein pada pre dan post sudah terpenuhi, tetapi pada waktu malam hari di saat kita tidur adalah waktunya bagi tubuh untuk melakukan perbaikan dan regenerasi sel. Saat-saat seperti inilah yang paling penting dan harus dipastikan protein yang ada di dalam tubuh mencukupi.

Casein protein adalah jenis protein yang akan diproses secara perlahan di dalam tubuh selama beberapa jam yang dapat kita gunakan sebagai meal kita, atau lebih baik lagi pada saat sebelum kita tidur. Jika kamu makan casein protein sebelum tidur maka kamu akan tetap berada pada fase anabolik dan tubuh bisa memanfaatkan protein tersebut untuk meregenerasi otot.

Dibutuhkan waktu sekitar 5-7 jam untuk casein benar-benar diproses yang membuat tubuh tetap menyerap dan menggunakan nutrisi bahkan ketika kita tidur. Ada juga orang-orang yang menggunakan casein pada siang hari untuk menjaga perut mereka tetap kenyang dan memberikan asupan protein secara konstan sebagai ‘makanan’ dari otot mereka selama beberapa jam setelah meminum shake mereka.

Kelebihan lain dari jenis protein ini adalah tinggi akan kandungan glutamine yang bisa meningkatkan sistem imun dan mempercepat pemulihan. Sebab itu casein adalah jenis protein yang disukai untuk dikonsumsi sebelum tidur.

Whey Isolates

isolates adalah salah satu jenis protein yang paling cepat diserap (tetapi bukan yang paling cepat). Kita akan menemukan protein jenis ini pada harga yang lebih mahal (lebih mahal dari whey concentrates), tetapi tidak semahal protein yang akan kita bahas selanjutnya.

Protein jenis ini cocok untuk dikombinasikan dengan low-carb diet. Kebanyakan suplemen protein di pasaran hari ini hanya mengandung whey isolates yang sangat rendah akan karbohidrat/gula. isolates baik digunakan pada pre dan post workout karena dapat diserap dengan cepat dan memberikan supply nutrisi pada otot untuk membantu pemulihan dan pertumbuhan.

Hydrolysate Protein

Adalah jenis protein yang paling mahal pada pasar sekarang ini dan adalah jenis protein dengan kualitas tertinggi. Menyediakan peptides yang sangat mudah diserap yang dapat memberikan efek anabolik yang sangat tinggi (kecepatan penyerapan yang sangat tinggi pada jenis protein).

Hydrolysate protein juga lebih baik pada sistem pencernaan dibandingkan dengan whey concentrates. Jenis protein ini bisa digunakan pada saat sebelum dan sesudah latihan.

Soy Protein

Walaupun kurang populer di kalangan bodybuilder, tetapi merupakan jenis protein yang baik khususnya bagi mereka yang vegetarian. Soy protein adalah jenis protein yang bisa memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Kaya akan glutamine (membantu pemulihan), arginine (membantu melebarkan saluran darah sehingga memungkinkan nutrisi masuk ke otot lebih cepat), dan BCAA (membantu pemulihan).

Soy juga membantu kolestrol baik karena memiliki isoflavones selain itu juga membantu mendongkrak hormon thyroid. Artinya, soy mempercepat metabolisme tubuh yang bisa membantu fat loss. Jenis protein ini dapat digunakan sebelum dan sesudah workout atau kapanpun jika dibutuhkan, seperti pada waktu makan atau snack yang membutuhkan tambahan protein. Jenis protein ini bukan sebuah pilihan untuk dikonsumsi pada malam hari.

Milk protein isolate

Mengandung casein dan juga whey protein. Penuh dengan amino acids (mirip dengan soy protein). Biasanya digunakan dalam sumber protein campuran dimana banyak jenis protein digunakan. Milk protein bukanlah jenis protein pilihan tetapi bisa digunakan kapanpun, tetapi tidak pada malam hari.

Egg Albumin

Sekarang kita balik pada jaman dimana bubuk whey protein belum ada. Putih telur adalah sumber yang baik untuk egg albumin. Profil asam amino pada egg albumin sangat bagus dan sudah digunakan sejak jaman dahulu untuk membangun massa otot.

Biasanya egg albumin tidak dibeli dalam bentuk bubuk, tetapi dalam kemasan atau biasa sudah dimasak. Banyak sumber protein campuran dan juga pengganti makanan yang mengandung egg albumin didalamnya. Jenis protein ini dapat digunakan kapan pun tetapi tidak pada pada malam hari.

Kesimpulan

Sekarang kamu sudah mengetahui berbagai jenis protein. Saran dari kami adalah menggunakan sesuatu yang simple seperti whey concentrate terlebih dahulu sebelum kamu mencoba sesuatu yang lebih mahal seperti isolate atau hydrolysate. Lihat bagaimana progress kamu dengan jenis concentrate dan jika bagus hasilnya, kamu bisa membeli whey selanjutnya yang lebih murni lagi (isolate atau hydrolysate).

Ada yang mendapatkan hasil yang baik dengan whey concentrate tetapi ada juga yang tidak tahan terhadap lactose sehingga perlu memakai dengan jenis isolate.

Apapun yang kamu pilih, berilah waktu untuk melihat hasilnya. Protein bukanlah stimulan (pre-workout) sehingga kita tidak akan melihat atau merasakan dampaknya seketika. Berikan waktu setidaknya sebulan dan evaluasi hasilnya dan mulai dari sana.

Tidak ada jenis protein terbaik, tapi yang tercocok dengan tubuh dan tujuan Anda.

Bila kamu ragu saat memilih, konsultasikan dahulu pada kami lewat LINE @suplemenku

Rekomendasi whey concentrate:

suplemenku-on-serious-massRekomendasi whey isolate:

suplemenku-musclepharm-combat-100-whey-5lb

Rekomendasi whey hydrolysate:suplemenku-musclepharm-combat-isolate-2Rekomendasi yang mengandung casein protein:

suplemenku-musclepharm-combat-10lb


Artikel terkait:

By: Calvin Chiu